BRMP Kepri Hadiri Musrenbang RKPD Batam Tahun 2026, Perkuat Sinergi Pembangunan
Batam – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kepulauan Riau menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tingkat Kota Batam Tahun 2026 pada Kamis, 5 Maret 2026. Forum ini menjadi wadah penyelarasan arah pembangunan Batam melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan.
Kegiatan dihadiri Wakil Gubernur Kepri, Wali Kota Batam, Forkopimda, DPRD, DPD, OPD, instansi vertikal, serta berbagai lembaga lainnya. BRMP Kepri diwakili langsung oleh Kepala Kepala Balai Besar, Rudi Hartono didampingi Kapoksi Penerapan dan Penilaian Kesesuaian, Firsta Anugerah Sariri.
Dalam forum tersebut, Kepala Bappeda Kota Batam memaparkan laporan serta arah kebijakan RKPD 2025–2027, sementara BP Batam menyampaikan rencana kerja dan prioritas pembangunan kawasan. Ketua DPRD Batam juga menekankan pentingnya sinkronisasi pokok pikiran DPRD dengan rencana pembangunan daerah. Paparan tersebut diakhiri dengan penyerahan pokok pikiran DPRD Kota Batam kepada Wali Kota Batam, sebagai bagian dari proses integrasi aspirasi legislatif dalam dokumen perencaaan pembangunan daerah.
Wali Kota Batam dalam sambutannya menegaskan bahwa visi misi pembangunan Kota Batam selaras dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI. Ia juga memaparkan capaian pembangunan Tahun 2025 serta 15 program prioritas dalam RPJMD yang diharapkan mendapat masukan dari seluruh pemangku kepentingan.
Kepala BRMP Kepri Rudi Hartono menegaskan komitmen Kementerian Pertanian melalui BRMP Kepri dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan. “BRMP Kepri siap berkontribusi dalam pengendalian inflasi dan menjaga pasokan pangan melalui penguatan ketahanan pangan serta program swasembada pangan berkelanjutan di Kota Batam,” ujarnya.
Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura juga menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam mendorong pembangunan daerah. Musrenbang RKPD Batam 2027 ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan.